Showing posts with label Sesuatu. Show all posts
Showing posts with label Sesuatu. Show all posts

November 21, 2013

Kopi atau Coklat?

Nah sekarang kita ngobrol santai saja,
galau itu sesederhana bingung memilih kopi atau coklat,
kita bisa lihat dari berbagai sudut pandang,
kopi dan coklat sama-sama pahit, tapi bisa juga kita lebih merasakan manisnya,
jadi sebenarnya kopi dan coklat itu pahit atau manis sih?
ya tergantung,

November 20, 2013

Sedikit kata untuk kamu ~

Sayang,
aku harap kamu sungguh-sungguh
aku harap kamu tidak salah mengambil keputusan
aku harap kamu sadar benar
aku harap kamu benar sudah yakin.

Sayang,
mungkin ini terlalu cepat
tapi akupun ingin cepat-cepat
cepat-cepat bersamamu
cepat-cepat jadi milikmu

Prinsipil

Prinsipil, dulu bisa kamu sebut aku begitu.
tapi karena zodiakku Libra dan berlambang timbangan,
kadang aku galau,
bukan galau apa hal itu layak diprinsipkan atau tidak,
aku orang yang susah memilih, menimbang-nimbang, bingung tentukan pilihan,
ya, termasuk pilihan untuk memegang prinsip atau lepaskan.
setan-setan sering menggodaku untuk melepas prinsipku,
mereka pasti tahu kelemahanku,
bingung,

Aku siapa aku

Aku, hanya aku, siapalah aku.
kadang akupun tak tau siapa aku.
aku dan aku bisa menjadi dua bisa menjadi satu.
saat hati tak bisa menyatu.
dan saat jiwa terasa sendu.
saat raga rasanya kelu.
dan saat pikiranku tak berisi hanya kamu.
mungkin aku hanya bisa berseru.
berseru aku kepada aku.
tak tahu pasti apa yang dimau.
aku dan aku seperti racun dan madu.
aku dan aku seperti ragu tak ragu.
kalau bisa aku katakan apa mauku.
aku hanya ingin menjadi aku yang baru.

-diazputria

November 18, 2013

Then I met him...

Assalamualaikum warga blog.
Waaah, lama nggak ngeblog, harus belajar konsisten nulis ya Diaaazz.... #notetomyself

Anyway...
Mungkin beberapa dari kalian pernah baca tulisanku tentang papaku, yang judulnya 'Hey Bapak Biologisku', ingat? kalau nggak, jangan harap kalian bisa baca tulisan itu lagi, sudah kutarik dari peredaran, haha.

Ya, akhirnya setelah kira-kira 15 tahun kita nggak ketemu, 8 November 2013 kemarin jadi hari yang bersejarah dalam hidupku, ketemu papa. 15 tahun lho, lima belas tahun. :')

Sebenarnya sudah lama aku punya nomor papa, tapi hanya diam tersimpan di phonebook hpku. Rasa-rasanya malas untuk menghubunginya, menjalin silaturahmi, berat sekali.
Tapi sekarang ada suatu hal penting yang memaksaku untuk segera menjalin lagi silaturahmiku dengan papa.
Berkali-kali aku mengetik pesan, hapus, tulis, hapus, tulis, hapus. Itu berlangsung berkali-kali, dan berhari-hari. Nyaliku belum muncul, aku takut untuk sekedar memencet tombol send.
Sampai akhirnya nyali itu ada dan terhubunglah aku dengan papaku via sms, rasanyaaaa hmm kikuk.
We made an appointment, dan kita ketemu di Restoran Quack-Quack Gejayan. Aku berdua dengan Odim, dan papa sendiri. Bdw, Odim itu siapa yaaa? hehe, calon, InsyaAllah, doakan saja. :)
Sebelum ketemu aku grogi banget, ditenang-tenangin sama Odim yang ternyata sama groginya.
Dan pertemuan itu terjadi, suasana lumayan mencair, tak seseram dugaanku. Perkenalan lagi papa dan anak, aku ngenalin Odim ke papa, dan kami minta ijin & restu untuk melangkah lebih jauh. Dan papa ngerestuin. Alhamdulillah. :)

Papa - Aku - Odim
Well, one step closer, minta doanya ya temen-temen, biar rencana ini ga cuma sekedar rencana, semoga semua berjalan dengan lancar, dan diberkahi Allah. Aamiin :)

Maaf tulisan ini terlalu to the point dan tanpa permainan kata, mungkin next posting bisa lebih puitis romantis dan manis. Assalamualaikum :)

September 06, 2013

Repost - Surat Untuk Calon Imamku Tersayang

Dear imamku tersayang..

Jujur aku disini was-was menunggumu
Seperti apa dirimu kelak yang akan selamanya bersamaku
Surat ini benar-benar memang harus kau baca dahulu..
Sebelum kamu benar-benar siap menjadi imamku untuk selamanya  

April 04, 2013

THE MIRACLE OF SEDEKAH


THE MIRACLE OF SEDEKAH by Yusuf Mansur
Miracle of SEDEKAH - SEDEKAH merubah takdir

"Kalau manusia tahu, sesungguhnya dialah yang butuh sedekah. Mengapa? Sebab, sedekah merupakan bagian dari upaya tazkiyatun nafs (membersihkan diri, lahir-batin). Kita butuh sedekah, sebab sedekah itu akan kembali kepada kita dalam beragam bentuk. Posisi sedekah itu sangat istimewa. Sedekah merupakan ibadah yang utama.

Apa saja keutamaan sedekah?Paling tidak, ada empat keutamaan sedekah. Pertama, mengundang datangnya rezeki. Kedua, menolak bala. Ketiga, menyembuhkan penyakit. Keempat, menambah umur. Allah berjanji dalam Alquran, bahwa Sedekah itu tidak mungkin tidak dibayar. Seperti menanam di kebun Allah, pasti berbuah. Menanam di kebun sendiri saja berbuah, apalagi di kebun Allah. Kalaupun buahnya tidak lebat, paling tidak pasti berkembang. Kalaupun Allah tidak menurunkan hujan lebat, paling tidak hujan gerimis.

Suatu hari ada seorang pedagang datang kepada salah seorang staf kantor. Ia mengaku punya utang Rp 30 juta, dan tak tahu lagi ke mana harus mencari uang untuk melunasi utangnya. Oleh staf kantor, ia disuruh sedekah. Apa yang bisa dilakukannya? Ia mengaku tak punya sesuatu yang berharga untuk dijual. Akhirnya staf kantor menganjurkan agar ia menjual motor vespanya dan menyedekahkan hasilnya. Ternyata, pada saat ia sedang menawarkan sepeda motor tersebut, kakaknya yang di Swiss kirim SMS. Isinya menyatakan bahwa ia baru saja mentranfer dana senilai setara dengan Rp 30 juta.

Tentang tolak bala. Suatu pagi, seorang ustadz bersedekah kepada ustadz yang lain. Ia tinggal di Tangerang. Menjelang sore hari ia ke Gunung Putri,

Bogor, hendak mengajar. Di jalan tol, mobilnya ditabrak orang. Namun mobil tersebut tidak rusak. Sebaliknya, mobil yang menabrak rusak berat. Pemilik mobil heran dan bertanya kepadanya, ”Kok mobil kamu tidak apa-apa?” Dijawab, ”Mungkin karena tadi pagi saya bayar asuransi sedekah.”

Ada juga cerita seorang pasien yang sudah divonis mati oleh dokter. Karena merasa usianya tidak lama lagi, orang tersebut kemudian berusaha untuk menjadikan sisa umurnya untuk berbuat hal terbaik. Ia mengumpulkan delapan bayi yatim yang masih merah dan merawatnya dengan kasih sayang. Ternyata sampai saat ini ia masih hidup, bahkan menjadi ketua grup senam yang anggotanya lebih 2.000 orang. Bahkan, bayi yang dulu dirawatnya sudah dewasa, dan salah satunya sudah menikah. Keajaiban sedekah itu hanya bisa dirasakan oleh orang yang bersedekah dan ia yakin. Keyakinan itu membawa pengaruh kepercayaan positif kepada Allah SWT.

Orang yang gemar bersedekah maknanya ia meniru salah satu sifat Tuhan, yaitu Maha Pemberi Rezeki. Pantaslah kalau orang dermawan usianya "panjang" dan keberadaannya dimanapun membawa berkah. Jangankan dunia flora dan fauna, para malaikat pun setiap pagi selalu mendoakannya. Agar pengikutnya senang bersedekah, maka banyak sekali hadis Rasulullah SAW yang menerangkan tentang keutamaan sedekah itu. Antara lain beliau bersabda: "Lindungi harta Anda dengan zakat, obati sakitmu dengan sedekah dan hadapi gelombang hidup dengan doa dan tawadhu."

Perumpamaan nafkah yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai terdapat seratus buah. Balasan sedekah menjadi berlipat ganda.

Kita harus menyadari bahwa dalam harta yang dimiliki itu bukan semua milik kita tetapi ada milik orang lain yaitu terutama orang-orang miskin dan kaum duafa. Oleh karena itu kita wajib berinfak, sedekah dengan harta tersebut harus dapat dibelanjakan di jalan Allah dan yang diridai oleh Allah yaitu, untuk menyantuni orang-orang miskin, kaum duafa, membantu pembangunan masjid, rumah sakit, pesantren, dsb.

Ini pendapat Joe Vitale, penulis Spiritual Marketing. Juga pendapat banyak penulis lain yang dari pengalamannya mendapati bahwa semakin dia rela memberi (bersedekah) semakin banyak apa yang dia sumbangan itu kembali kepada dirinya dengan berlipat-lipat. Kalau dia nyumbang uang, maka (biasanya) akan datang uang. Kalau tenaga, maka akan kembali banyak bantuan. Kalau ilmu, maka akan kembali lebih banyak ilmu. Mereka menemukan bahwa “to give in order to get” adalah suatu hukum universal.

Suatu ketika rasulullah sedang duduk bersama para sahabat. Lalu melintaslah seorang yang memanggul kayu bakar. Tiba-tiba Rasulullah berkata kepada para sahabat, “Orang ini akan meninggal nanti siang.”

Sorenya ketika Rasulullah duduk bersama para sahabat, melintaslah orang tersebut. Maka dipanggillah orang tersebut oleh rasul dan ditanya, “Aku diberitahu (malaikat) tadi pagi bahwa kamu akan menemui ajal siang tadi. Tapi kulihat kamu masih segar bugar. Apa yang telah kamu lakukan?” Kemudian orang itu berkisah bahwa tadi pagi dia membawa bekal makan siang. Lalu di tengah jalan bekal itu dia sedekahkan kepada orang yang membutuhkan. Selanjutnya, kata orang itu, saat kayu-kayu bakar diletakkan tiba-tiba seekor ular hitam keluar dari dalamnya. Rasulullah kemudian menjelaskan bahwa ular itulah yang sedianya akan mematuk orang tersebut, namundia berpindah takdir karena sedekahnya menghidarkan dia dari bahaya tersebut.

Kisah itu menunjukkan keutamaan sedekah yang bisa menghindarkan diri dari bahaya, sekaligus menujukkan bahwa cara Tuhan membalas sedekah tidak dalam bentuk dan jalan yang kita sangka.

SUATU hari, Malaikat Kematian mendatangi Nabiyallah Ibrahim, dan bertanya, “Siapa anak muda yang tadi mendatangimu wahai Ibrahim?”

“Yang anak muda tadi maksudnya?” tanya Ibrahim. “Itu sahabat sekaligus muridku.”

“Ada apa dia datang menemuimu?”“Dia menyampaikan bahwa dia akan melangsungkan pernikahannya besok pagi.”

“Wahai Ibrahim, sayang sekali, umur anak itu tidak akan sampai besok pagi.” Habis berkata seperti itu, Malaikat Kematian pergi meninggalkan Nabiyallah Ibrahim. Hampir saja Nabiyallah Ibrahim tergerak untuk memberitahu anak muda tersebut, untuk menyegerakan pernikahannya malam ini, dan memberitahu tentang kematian anak muda itu besok. Tapi langkahnya terhenti. Nabiyallah Ibrahim memilih kematian tetap menjadi rahasia Allah.

Esok paginya, Nabiyallah Ibrahim ternyata melihat dan menyaksikan bahwa anak muda tersebut tetap bisa melangsungkan pernikahannya.

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun, Nabiyallah Ibrahim malah melihat anak muda ini panjang umurnya.

Hingga usia anak muda ini 70 tahun, Nabiyallah Ibrahim bertanya kepada Malaikat Kematian, apakah dia berbohong tempo hari sewaktu menyampaikan bahwa anak muda itu umurnya tidak akan sampai besok pagi? Malaikat Kematian menjawab bahwa dirinya memang akan mencabut nyawa anak muda tersebut, tapi Allah menahannya.

“Apa gerangan yang membuat Allah menahan tanganmu untuk tidak mencabut nyawa anak muda tersebut, dulu?”

“Wahai Ibrahim, di malam menjelang pernikahannya, anak muda tersebut menyedekahkan separuh dari kekayaannya. Dan ini yang membuat Allah memutuskan untuk memanjangkan umur anak muda tersebut, hingga engkau masih melihatnya hidup.”

Saudara-saudaraku, pembaca “Kajian Wisata Hati” dimanapun Anda berada, kematian memang di tangan Allah. justru itu, memajukan dan memundurkan kematian adalah hak Allah. Dan Allah memberitahu lewat kalam Rasul-Nya, Muhammad shalla `alaih bahwa sedekah itu bisa memanjangkan umur. jadi, bila disebut bahwa ada sesuatu yang bisa menunda kematian, itu adalah…sedekah.

Maka, tengoklah kanan-kiri Anda, lihat-lihatlah sekeliling Anda. Bila Anda menemukan ada satu-dua kesusahan tergelar. maka sesungguhnya Andalah yang butuh pertolongan. Karena siapa tahu kesusahan itu digelar Allah untuk memperpanjang umur Anda. Tinggal apakah Anda bersedia menolongnya atau tidak. Bila bersedia, maka kemungkinan besar memang Allah akan memanjangkan umur Anda.

Saudara-saudaraku sekalian, tidak ada seorang pun yang mengetahui kapan ajalnya akan sampai. Dan, tidak seseorangpun yang mengetahui dalam kondisi apa ajalnya tiba. Maka mengeluarkan sedekah bukan saja akan memperpanjang umur, melainkan juga memungkinkan kita meninggal dalam keadaan baik. Bukankah sedekah akan mengundang cintanya Allah? Sedangkan kalau seseorang sudah dicintai oleh Allah, maka tidak ada masalahnya yang tidak diselesaikan, tidak ada keinginannya yang tidak dikabulkan, tidak ada dosanya yang tidak diampunkan, dan tidak ada nyawa yang dicabut dalam keadaan husnul khatimah.

Mudah-mudahan Allah berkenan memperpanjang umur, sehingga kita semua berkesempatan untuk mengejar ampunan Allah dan mengubah segala kelakuan kita, sambil mempersiapkan kematian datang.

Berikut cerita seseorang yg merasakan dasyatnya sedekah.

“sedekah itu benar-benar sumber rejeki. saya punya pengalaman mengamalkan sedekah. waktu itu, saya pulang dari mall. uang saya tinggal 20 ribu. padahal saya berencana setelah pulang dari mall itu saya akan pulang ke indramayu (karena saya ngekost di cirebon) mengambil uang 50 ribu untuk biaya hidup seminggu. waktu itu saya bertemu seorang ibu yang tidak mampu berjalan normal. beliau meminta uang pada saya. saya beri saja 5 ribu. jadi uang saya tinggal 15 ribu. itu pas untuk ongkos pulang. sesampainya di indramayu, ayah saya malah memberi uang 100 ribu. sebelum balik ke cirebon, saya disuruh ibu untuk mengantar kue ke rumah nenek. sesampainya di rumah nenek, saya diberi uang oleh nenek 50 ribu. katanya untuk ongkos pulang ke cirebon. setelah sampai di cirebon, aku membuka lemari di kamarku. membereskan pakaian. aku kaget, aku menemukan uang 10 ribu yang 2 hari yang lalu hilang. ternyata ada di selipan-selipan pakaian-pakaianku. alhamdulillah, ternyata dengan bersedekah 5 ribu, Allah mengganti dan melipat gandakannya.

Pengalaman saya, suatu hari selesai sholat magrib di mesjid Darussalam, saya berjumpa dengan 2 orang anak korban tsunami. mereka tiba2 menjadi yatim karena kedua orang tuanya meninggal dunia akibat tsunami Aceh. Anak2 itu tersenyum dibalik duka wajahnya. mereka memanggil saya..kakak…kakak.. sungguh saya ingin menangis saat itu. Saya bertanya pada suami saya ‘punya duit berapa’? suami saya mengeluarkan dompet dan merogoh kantong mencari duit ‘yang ada cuma seribu’. saya punya 2000, dan 3000 adalah total duit kami yang tersisa sampai gaji bulan berikutnya. saat itu masih tgl 23. kami berikan duit 1000 pada 2 orang anak tersebut. Subhanallah, esok harinya, saya mendapat rezeki berlipat2, 700 ribu. subhanallah..Maha besar Allah

Suatu hari, teman saya bercerita bahwa dia pernah mengalami kecelakaan yang sangat mengerikan. Logika manusia berkata bahwa seharusnya ia meninggal, tetapi tidak. Dia selamat sehat wal afiat dan hanya mengalami luka ringan saja; istilahnya, ”nyawa balen”. Dia berkata, ”Saya tertabrak mobil dan terpental dari kendaraan lalu jatuh di dekat ban mobil yang menabrak saya. Saya merasakan rambut terjambak oleh ban mobil.” Di balik kisah itu, dia sedikit bertanya-tanya, ”apakah karena itu?” Bahwa di tengah perjalanan dia melihat seorang pemulung yang sudah tua, yang sedang sibuk membongkar sampah. Karena iba dia merogoh koceknya dan dia berikan semuanya kepada pemulung itu. Mungkin kita anggap bahwa itu adalah keselamatan diri karena sebuah kebetulan. Tapi, tidak ada yang namanya sebuah kebetulan.

Dari kisah di atas, ternyata sedekah dapat merubah nasib atau perjalanan hidup seseorang; sebenarnya tidak hanya sedekah, tetapi doa dan silaturahmi juga dapat merubah takdir kita. Hal ini tidak seperti yang sering kita dengar, bahwa: jodoh, mau, nasib sudah digariskan Tuhan dan tidak bisa diganggu gugat sehingga jika kita mengalami senang dan sengsara karena Tuhan yang menghendakinya. Sungguh, sebenarnya manusia mampu mengubah jalan hidupnya dengan perbuatan baik, sedekah, silaturahmi, tobat, istighfar, dan rasa syukur. Bisa dikatakan bahwa kita bisa memilih takdir kita sendiri (dengan doa yang disertai sedekah); sebagaimana yang terjadi pada kaum Nabi Yunus yang berdoa dan bertaubat sehingga terhindar dari murka Allah. Begitu juga dengan silaturahmi yang dapat memanjangkan umur. Al-Kulaini meriwayatkan, dari Abu Hasan berkata, ”Orang yang dapat melakukan silaturahmi Allah akan memanjangkan umurnya tiga puluh tahun.” Allah juga telah berfirman, ”Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri.” (QS. 13:11)

Alhamdulillah. Janji Allah lho…fabiayyi aalaa i robbikuma tukadzdzibaan…nikmat Allah mana yang aku dustakan? Betapa sayangnya Dia padaku meski aku sering lupa bersyukur padaNya.

Aku makin yakin bahwa sedekah benar-benar merubah takdir, bahkan untuk seorang non muslim sekalipun. Contoh nyatanya, Oprah Winfrey. Setahuku dulu dia berasal dari keluarga sederhana, sekarang dia jadi salah satu orang terkaya sedunia. Kenapa? Karena dia selalu menjadi orang dalambarisan pertama yang menyumbang untuk kepentingan orang-orang yang terkena musibah. Begitu dia beramal, makin bertambah hartanya, makin kaya dia. Keren!

Pengalaman, kisah dan sejarah telah mengajarkan kepada kita, bahwa ternyata sedekah mampu memiliki daya rubah yang luar biasa. Seperti kisah yang sering kita dengar; dimana seorang pelacur masuk surga hanya lantaran memberi sedekah air kepada seekor anjing yang kehausan. Dia terbebas dari bencana neraka karena sedekahnya. Dari itu kita semakin yakin bahwa sedekah memang memiliki kemampuan untuk merubah dan menolak bencana. Akan sia-sia jika kita memandang sedekah sebagai hal yang hanya sekedar mengurangi saldo. Dan hanya pada-Nya kita semua akan kembali. Wallahu a’lam"

Source : FB

Guys, aku percaya banget sama the miracle of sedekah, kalau kalian juga mau berbagi, salah satunya bisa ke : Sedekah Rombongan :)

Nanti aku juga mau ngepost postingan lanjutan the Miracle of Sedekah tentang pengalamanku yang SUPER DUPER bikin aku syok maksimal. Tunggu aja. :')

April 18, 2012

Untitled

Illusion of happiness
   
     Lot of stars blink in the sky
     Often I hide behind the wall
     Vacillation stucks in my mind
     Easy I know it all

Yes you made it
Obscurely I feel that
Urge to be yours

@diazputria

January 18, 2012

Babble 3

Hey you..
Do you hear my heart's beating?
Slow to fast
Silent but real
Ya I let you feel it
Hear by your heart
Heart to heart
Listen each other

Hey it is not a poem
I do not think about the stanza
I just wanna write down what I want to say
Say to you something unimportant, maybe.
I am so lucky to be yours
But I am not sure know are you feel the same?

I know I am not poetic
But please give me a chance to write it
Day by day, second by second
This heart is beating faster than yesterday
You are more lovable than yesterday
I feel that I love you more than yesterday

Don't you know that I didn't feel it at all some days a go?
Don't you know that I do not want it some days a go?
Why I feel it now?
I think it's because of you
Because you said 'I love you' continuously day by day
And now I will say 'I love you' second by second
Continuously along with my heart beat

December 29, 2011

Cara untuk mengetahui di negara mana Handphone anda di buat serta kualitasnya


Berikut ini beberapa cara untuk mengetahui di negara mana Handphone anda di buat serta kualitasnya (Khusus HP GSM) :
- Langkah pertama : ketik *#06#
- Setelah itu akan muncul 15 angka no seri imei
Contoh : 316725104690216.
- Jika angka Ke tujuh dan delapan adalah angka 02 atau 20 >> Hp tersebut dibuat di Asia dengan kualitas yang jelek.
- Jika angka Ke tujuh dan delapan adalah angka 08 atau 80 >> Hp tersebut dibuat di Jerman dengan kualitas lumayan.
- Jika angka Ke tujuh dan delapan adalah angka 01 atau 10 >> Hp tersebut dibuat di Finlandia dengan kualitas bagus.
- Jika angka Ke tujuh dan delapan adalah angka 00
>> Hp tersebut dibuat di Perancis dengan kualitas paling baik.
Jika Handphone anda tidak termasuk dari salah satu di atas berarti HP anda adalah HP tidak original.
Demikian tips singkat dan sederhana by indokracker.com

December 24, 2011

Tentang Aku dan Hujan


- Hujan, kalian jahat, datang beramai-ramai bergandeng-gandengan, apa kalian tak lihat aku sendiri disini? Sepi tak sehingar kalian. Aku iri. Tolong jaga perasaanku! 


- Hujan menstimulasi otak kita untuk mengingat-ingat masa lalu. Maaf memang aku tak bisa lupa, untungnya Tuhan tak memberiku penyakit amnesia sehingga aku tak akan pernah lupa. Masa lalu biarkan dia tetap disitu, toh aku tak kan bisa kembali. 


- Aku suka hujan, hujan itu baik mau menyamarkan suaraku, suara tawaku, suara tangisku, juga laguku yang ku tak ingin orang lain dengar. Aku suka hujan, pokoknya aku suka hujan. 


- Kadang aku rindu menari dibawah hujan, dijatuhi bulir demi bulir yang jatuh dengan indahnya. Seakan-akan mereka bisa melunturkan dosa-dosaku, ya sama seperti saat aku kecil dulu, bermain hujan tak berdosa. Aku rindu. 


- Jarang aku merasa seperti ini, bisa ungkapkan apa yang kupikirkan lewat kata2 puitis. Ya, semua karena mereka, karena hujan, lagi-lagi hujan. 


- Apa kamu tau, hujan itu sahabatku, saat dia datang, aku bisa mengungkapkan apapun yang aku rasa, tanpa takut dia membongkar semua di dunia maya seperti yang orang2 itu lakukan. Dia tak membuatku malu, dia tau tentang aku. 


- Rasa nyaman diberikan hujan padaku, aku tau hujan juga berikanmu rasa nyaman yang sama. Aku tak cemburu karena aku sadar dia bukan milikku, dia milik Tuhan kita bersama. 


- Aku ingin mendorongnya ke pelataran itu, agar hujan melunturkan perasaannya padaku. Aku takut dia semakin berharap. 


- Tapi kalau hujan tidak melunturkan perasaan itu, malah seakan menyiraminya agar makin tumbuh dan segar, tolong telan aku dunia, aku sangat takut mengecewakannya. 


- Dia pun terbawa auramu hujan, dia pun bermain kata sama denganku, memujiku tanpa sadar suatu saat dia akan tertawa membaca kata-katanya sendiri. Ya suasana nyaman itu. 


- Hujan itu tangisan kesedihan atau tangisan kebahagiaan? Coba rasakan dari aromanya. 


- Pepatah itu memang benar, jangan menggenggam air erat-erat, tak kan ada air yang bersedia kau genggam. Coba tadahkan tanganmu dibawah hujan, dan lakukan itu. Rasanya sama seperti saat kau tadahkan tanganmu dibawah hujan cinta pasanganmu, jangan menggenggamnya kuat-kuat, dia akan tumpah ke tadahan tangan yang lain. 


- Apa kamu pernah bayangkan rasanya jadi semut dilapangan itu? Hujan tak peduli apa yang semut rasakan. Ada semut yg tegar berenang ada juga yang pasrah mati tenggelam. 


- Kamu tau apa yang aku inginkan hari ini? Aku ingin hujan membawa sosok pangeranku kemari, aku bosan sendiri. 


- Kita pernah belajar IPA tentang bagaimana hujan tercipta, ah itu teori. Hujan itu hadiah Tuhan untuk kita di bumi, seperti anak kecil mendapat kado di hari natal, aku bahagia karena hujan. 


- Hujan dan melodi kompak membuatku ingin menulis kata-kata indah, memang aku tak pandai menulis, tapi setidaknya aku lega ungkapkan apa yang aku rasakan dan aku pikirkan. 


- Menangis dibawah hujan deras, pasti hujan akan diam-diam mengajak air mataku pergi dengannya, terimakasih hujan tlah hapus air mataku. Saat tak ada satupun tangan manusia lain bersedia menghapusnya dari pipiku. 

- Galau karena hujan? Tidak, otakku hanya terstimulasi oleh suara rintikannya, itu membuat otakku bangun dan bicara bersama hatiku. 


- Aku pusing mendengar suara hujan mengenai seng rumahku, ada kalanya akupun membencinya.


@diazputria

December 16, 2011

Hey Smokers

Thank You, Your Smoke Makes You Me Die Faster



October 30, 2011

It Has Been 1 Year I'm Being a Hijabers

Setahun yang lalu, 1 November 2010, aku mutusin buat mulai berhijab. Niat buat berhijab udah ada sebulanan sebelumnya. Latihan nutup sedikit-sedikit, pake rok, pake selendang/pashmina sekedar buat nutup badan, pake baju lengen panjang, dll. Ini pure kesadaran diri sendiri, bukan karena disuruh orang tua atau apa, tapi emang ga bisa dipungkiri kalo lingkungan itu mempengaruhi. Dulu aku ga pernah bayangin aku mulai berhijab di usia muda. 21 tahun itu masih muda ya, catet. :D

Kadang ngerasa malu juga kalo jalan sama keluarga, mama sama adek pake jilbab, akunya engga. Pas lebaran juga gitu, dari lubuk hati yang paling dalam aku malu deh, beneran. Lingkungan itu mempengaruhi banget, keluargaku (Alhamdulillah) agamis soalnya, kalo lingkungan pertemanan yang jelek-jelek sih Alhamdulillah ga bisa mempengaruhi ya. Masih sewajarnya lah.

Dulu pertama berhijab, aku inget banget aku kuliah pake hem putih, jilbab putih, dah kaya bidadari banget deh, hahahhahaaaa, #narsis. Temen-temen pada kaget, tapi semua bilang bagusan berjilbab. Syukur deh ya.
Hari Pertama Berhijab

Selain itu WAJIB buat Muslimah, dalam keseharian berhijab tu sebenernya banyak untungnya lho.
1. In case naik motor : rambut aman dari bau helm, ga acak-acakan kena helm n angin, leher ga item kepanasan, ga perlu nyisirin rambut di parkiran, badan rapet ketutup aman dari angin n panas.
2. In case naik mobil : Lagi jalan sama cowo, di dalem mobil, bayangin coba, lebih rawan mana pake hotpants sama yang rapet pakeannya? Ngga nambahin dosa orang-orang dari luar mobil yang ngintipin ke dalem mobil juga.
3. In case jalan-jalan : Sesuai pengalamanku ya, aku ngerasa auraku lebih positif dan lebih menarik setelah berjilbab. Lebih percaya diri, ngga takut keliatan bagian dada, punggung bawah, apa paha. Ups.. Cowo-cowo atau premanpun kalo ketemu ngga godain dengan kata-kata yang melecehkan, mayoritas mereka nyapa 'Assalamuallaikum', bukannya suit-suit atau malah nyolek.
4. Fashion : Kita tetep bisa fashionable walaupun berhijab. Karena item pakaian kita lebih banyak, kesempatan kita mix and match pakaian lebih luas. Sekarang hijab ga melulu yang polos, kain katun, renda-renda atau bordiran. Banyak dijual jilbab dan pakaian yang keren-keren buat hijabers. Tergantung tingkat kreatifitas dan tingkat ke-PD-an kita.
5. Kamu bilang hijab itu panas, sumpek, ribet. Aku bilang jilbab itu adem, cantik, dan nyaman. Sugesti di pikiran kita yang nentuin apa yang kita rasain. kamu bilang 'panas' ya rasanya 'panas'.
6. Ga bakalan kamu dipaksa ikut kegiatan negatif, misalnya clubbing. Temen-temen pasti bakal mikir, masa ke club pake hijab? Bukannya itu bagus, bisa terhindar dari dosa.
Bisa tetep modis kan? cm dg utak atik gaya jilbab.

Aku pengen jadi orang yang mempengaruhi, bukan dipengaruhi. Pastinya dalam hal positif. Pengen banget temen-temenku bisa terbuka hatinya sadar kalo hijab itu hukumnya WAJIB, no excuse for it. Semoga yah, InsyaAllah semua berproses to be better.. ;)

September 14, 2011

Read, Learn, and Let Us Do Something.

Jujur hari ini beberapa kali aku nangis, bukan karena cowo atau ada masalah, tapi karena terharu. Ya, terharu. Jarang-jarang aku terharu, nonton film ‘Hachiko’ sama ‘Dibawah Lindungan Ka’bah’ aja aku ga nangis. Kurang sensitive mungkin.
Tadi pagi iseng aku blog walking ke beberapa blog, setelah timeline walking dari account twitter satu ke account yang lain. Yang pertama ke blog @mybothsides punya M. Arief Budiman http://mybothsides.blogspot.com dengan judul ‘Sang Maha Menepati Janji’. Disitu aku belajar tentang Sedekah dan lakukan apapun lewat jalan yang halal. Aku bener-bener ketampar baca itu, akhir-akhir ini aku buang-buang uang banyak buat belanja baju, dompet, tas, sepatu, makan di restoran, traktir-traktir temen, dan buang-buang uang yang lainnya, aku lupa sama yang namanya bersedekah. Seingetku, terakhir aku masukin uang infak ya pas sholat ied Lebaran kemarin, dan itu ga seberapa sama uang yang udah aku buang-buang kemarin. Aku langsung kepikiran buat nyisihin sebagian besar dari isi dompetku sekarang buat orang yang lebih membutuhkan. Aku langsung bilang, uang ini bukan punyaku lagi. Sedikit emang, ya karena uang-uang lebaranku kemarin udah abis buat belanja-belanja, Astagfirullah. Di blog itu, ada orang yang menyedekahkan 7 juta rupiah disaat dia bener-bener butuh uang, dia rela ngeluarin uang sebanyak itu untuk sedekah. Dan beberapa bulan kemudian, orang itu dapat 10 kali lipat dari jumlah yang dia sedekahkan, 70 Juta. Subhanallah. Janji Allah memang selalu ditepati.
Kedua aku blog walking ke http://saptuari.blogspot.com punya mas Saptuari founder Kedai Digital Indonesia. Tulisannya mas Saptuari bagus lho,habis baca langsung aku promote di twitter karena aku dapet ‘pelajaran’ dari blog itu, dan aku pengen temen-temen followers twitterku ikut baca blog yang inspiratif itu. Ternyata banyak untungnya punya twitter yang nge-follow para motivator, inspirator, dan pebisnis. Aura positif mereka menular lewat timeline, daripada nge-follow account cinta-cintaan atau account galau khas anak muda sekarang. Ya walaupun hidup itu ada positif ada negative, kadang pemikiran kita dewasa kadang pemikiran childishpun muncul. Di blog ini aku belajar dari cerita seorang tukang becak, yang ingin bersedekah walaupun dia ga punya uang untuk disedekahkan. Caranya dia ga memungut bayaran dari siapapun yang naik becaknya di hari jumat. Akhirnya tukang becak itu dapat rejeki yang besar dan unbelievable, yaitu naik haji gratis dari orang yang menggunakan jasanya di hari jumat itu. Tukang becak aja bisa sedekah dengan caranya, masa kita enggak?
Masih dari blog mas Saptuari, membahas tentang Putri Herlina dari Panti Asuhan Sayap Ibu Yogyakarta. Putri Herlina ga punya tangan, dulu dia dibuang orangtuanya dan diasuh oleh panti asuhan Sayap Ibu, sekarang Putri dewasa dan gantian dia yang merawat junior-juniornya yang juga cacat fisik di panti itu. Putri tetep sekolah sampai lulus SMA di sekolah umum, apapun dia kerjakan pakai kaki. Kita yang punya organ tubuh lengkap lupa bersyukur?
Dan malem ini, setelah berpikir dan merasa-rasakan efek dari dua blog super itu, aku punya planning buat ulang tahunku bulan depan, tanggal 11 Oktober 2011, kalau masih diberi nafas sampai umurku yang ke 22 ini, aku pengen banget berbagi rejekiku yang ga seberapa ini buat orang-orang yang tidak lebih beruntung dari aku. Daripada temen-temen ngasih aku kado dalam bentuk barang, tart, atau apapun, mendingan temen-temenku yang baik hati ini ikut patungan buat berbagi ke orang-orang yang lebih membutuhkan, kolektif biar bisa memberi lebih banyak. Pahalanya buat masing-masing deh, ga usah kado aku. Hehe.. Semoga plan ini bisa terwujud, semoga Allah kasih jalan buat niatku ini. Masih ada 1 bulan kedepan. Berapapun. InsyaAllah. :)