November 20, 2013

Prinsipil

Prinsipil, dulu bisa kamu sebut aku begitu.
tapi karena zodiakku Libra dan berlambang timbangan,
kadang aku galau,
bukan galau apa hal itu layak diprinsipkan atau tidak,
aku orang yang susah memilih, menimbang-nimbang, bingung tentukan pilihan,
ya, termasuk pilihan untuk memegang prinsip atau lepaskan.
setan-setan sering menggodaku untuk melepas prinsipku,
mereka pasti tahu kelemahanku,
bingung,

Aku siapa aku

Aku, hanya aku, siapalah aku.
kadang akupun tak tau siapa aku.
aku dan aku bisa menjadi dua bisa menjadi satu.
saat hati tak bisa menyatu.
dan saat jiwa terasa sendu.
saat raga rasanya kelu.
dan saat pikiranku tak berisi hanya kamu.
mungkin aku hanya bisa berseru.
berseru aku kepada aku.
tak tahu pasti apa yang dimau.
aku dan aku seperti racun dan madu.
aku dan aku seperti ragu tak ragu.
kalau bisa aku katakan apa mauku.
aku hanya ingin menjadi aku yang baru.

-diazputria

November 18, 2013

@MrsC_ID

Bismillah..
Aku udah bikin account baru untuk bisnis ticketing, dan sekaligus lapak jualan-jualan yang lain.

TWITTER : @MrsC_ID
FanPage FB : Mrs C Onlineshop

Follow dan klik like yaaaaa.....

Masih agak galau sih, baiknya dijadiin 1 atau dipisah jadi 2 accounts antara ticketing (jasa) dan online shop (barang), tapi kata motivator, bisnis nggak akan jalan kalau cuma digalauin dan dipikir-pikirin.
Yang penting udah start, dan sambil jalan kita benarkan mana-mana yang kurang dan baiknya bagaimana, bukan begitu?


Then I met him...

Assalamualaikum warga blog.
Waaah, lama nggak ngeblog, harus belajar konsisten nulis ya Diaaazz.... #notetomyself

Anyway...
Mungkin beberapa dari kalian pernah baca tulisanku tentang papaku, yang judulnya 'Hey Bapak Biologisku', ingat? kalau nggak, jangan harap kalian bisa baca tulisan itu lagi, sudah kutarik dari peredaran, haha.

Ya, akhirnya setelah kira-kira 15 tahun kita nggak ketemu, 8 November 2013 kemarin jadi hari yang bersejarah dalam hidupku, ketemu papa. 15 tahun lho, lima belas tahun. :')

Sebenarnya sudah lama aku punya nomor papa, tapi hanya diam tersimpan di phonebook hpku. Rasa-rasanya malas untuk menghubunginya, menjalin silaturahmi, berat sekali.
Tapi sekarang ada suatu hal penting yang memaksaku untuk segera menjalin lagi silaturahmiku dengan papa.
Berkali-kali aku mengetik pesan, hapus, tulis, hapus, tulis, hapus. Itu berlangsung berkali-kali, dan berhari-hari. Nyaliku belum muncul, aku takut untuk sekedar memencet tombol send.
Sampai akhirnya nyali itu ada dan terhubunglah aku dengan papaku via sms, rasanyaaaa hmm kikuk.
We made an appointment, dan kita ketemu di Restoran Quack-Quack Gejayan. Aku berdua dengan Odim, dan papa sendiri. Bdw, Odim itu siapa yaaa? hehe, calon, InsyaAllah, doakan saja. :)
Sebelum ketemu aku grogi banget, ditenang-tenangin sama Odim yang ternyata sama groginya.
Dan pertemuan itu terjadi, suasana lumayan mencair, tak seseram dugaanku. Perkenalan lagi papa dan anak, aku ngenalin Odim ke papa, dan kami minta ijin & restu untuk melangkah lebih jauh. Dan papa ngerestuin. Alhamdulillah. :)

Papa - Aku - Odim
Well, one step closer, minta doanya ya temen-temen, biar rencana ini ga cuma sekedar rencana, semoga semua berjalan dengan lancar, dan diberkahi Allah. Aamiin :)

Maaf tulisan ini terlalu to the point dan tanpa permainan kata, mungkin next posting bisa lebih puitis romantis dan manis. Assalamualaikum :)

September 06, 2013

Repost - Surat Untuk Calon Imamku Tersayang

Dear imamku tersayang..

Jujur aku disini was-was menunggumu
Seperti apa dirimu kelak yang akan selamanya bersamaku
Surat ini benar-benar memang harus kau baca dahulu..
Sebelum kamu benar-benar siap menjadi imamku untuk selamanya  

July 31, 2013

Berbicara Pada Diri Sendiri

Sepanjang perjalanan di atas motor mulutku meracau,
meracau, tak hanya bergumam,
berlindung dengan selembar slayer menutup mulutku
dari pandangan orang-orang yang mungkin saja menganggapku gila,
ada saatnya aku hanya ingin sendiri,
menyatukan otak dengan hati,
bercerita apapun pada diriku sendiri,
tanpa ragu dan malu, tanpa takut rahasia terbagi,
hanya percakapan antara mulut dan telinga,
sebenarnya bukan percakapan, mungkin mulutku hanya butuh pendengar yang baik,
untuk sekedar mendengarkan apa yang ingin disampaikan,
apa yang dirasakan oleh hatiku,
dan apa yang dipikirkan oleh otakku,
selalu menyenangkan,
bahkan saat pembicaraan bertopik tak menyenangkan,
menangis tanpa ada satupun tahu,
orang lain harus melihatku kuat,
tersenyum dan bahagia di depan mereka,
pencitraan? mungkin,
semangatku juga bisa jatuh,
keyakinanku pada hidup juga bisa luntur,
tapi aku yakin bisa memperbaikinya sendiri,
aku hanya tak ingin orang lain ikut sedih jika tahu aku sedih,
memberatkan pikiran mereka,
cukup aku saja,
aku ingin mereka selalu bahagia,
atau saat aku berbicara dengan topik menyenangkan,
bukannya aku tidak ingin berbagi,
ada hal-hal yang ingin kunikmati sendiri,
aku bisa memilah mana konsumsi publik dan mana yang bukan,
pasti bukan hanya aku saja yang begini,
ya, berbicara pada diri sendiri itu selalu menyenangkan. :)

- @diazputria

July 01, 2013

#MasihkahTidakInginBerhijab?

Sebenernya aku udah nyiapin postingan ini beberapa hari yang lalu, tapi nggak dikelar-kelarin sampe kelupaan, nah sekarang aku publish deeeh. Cekidot.

Di postingan kali ini aku mau share beberapa capturean twit dari account @MariBerhijab. Kenapa? Karna ya biar temen-temen yang belum berhijab segera membuka hati buat nerima hidayah berhijab setelah baca capturean twitnya, dan buat temen-temen yang udah berhijab semoga tetep istiqomah dan makin memperbaiki diri. #tsaaah