April 24, 2011

ENGLISH ACCOUSTIC

21 april 2011, seneng bangeet ENGLISH ACCOUSTIC sukses digelar. Dengan perencanaan n persiapan yg cuma 2 minggu, disambi UTS, we could made an event, simple but unforgetable, proudable n gave a lot of happiness n precious values for us..
Sebagai konseptor dan sekretaris panitia, jujur awalnya aku agak pesimis bisa buat event dalam waktu yang sangat sedikit, UTS pula, wah stress. Bikin proposal, surat-surat, undangan dll keburu2, tiap hari begadang, pagi-siang kuliah, sore-malem latihan drama jadi narator, capek, tapi seneng liat temen2 yang tadinya jarang ngobrol, ga deket, sekarang keliatan rasa persaudaraannya, yang tadinya temennya itu itu aja berkelompok, sekarang semua bisa berbaur, yaa itu yang aku tulis di proposal sebagai salah satu tujuan event ini, great 1 point fulfilled. Dan event ini lumayan bikin bangga kita mahasiswa/i English Literature UTY khususnya angkatan 2009.
Kenapa? Karena, katanya sih, selama ini kurang lebih 5taun ini jurusan sastra inggris belum pernah ngadain acara dikampus fsb, kalaupun ada acara di fsb, itu kerjaan sastra jepang n d3 bahasa inggris. Ckckck, ternyataaa...
Di acara yang berlangsung 5jam dari jam 10 pagi sampai 3 sore itu (tumben ga molor dr rencana, ontime sekali), ada macem-macem performances dari mahasiswa/i UTY, drama, europe modern dance, classic javanese dance, poetry, n musics. Ada bazaar juga, uuh rame..
Acara diakhiri dengan penampilan dari pelatih dance yang nyumbang nyanyi, dan lobby kampus berubah jadi dance floor, hampir semua panitia joget2 ga jelas di lobby, seruuu.. :D
CREW
MC Frietz, caca, nia n gilang sukses bikin acara ini jadi lebih hidup. Drama crew Dwi, Edi, Gladiez, Inan, Muiz, Septi, Arul, Ardian, Oldry, Vivi, Tuwuh, Diaz, Lukman, dan Kiki sukses nampilin dramanya.
Dance crew Arlan&Yuni, Ben&Ria, Asep&Rosqi, Alfi&Intan, Aan&Tery, Wazir&Tina, Pampam&Widya, keren dancenya :D

February 16, 2011

English, skill or knowledge?

Masih banyak yang beranggapan bahwa untuk belajar Bahasa Inggris cepat harus menguasai rule of the gamenya dulu atau yang biasa disebut Grammar. Akhirnya Bahasa Inggris diperlakukan sebagai knowledge, bukan skill yang merupakan hakikat sifat Bahasa Inggris itu sendiri. Padahal Grammar itu sendiri sangatlah relative.

Seperti pada sebuah kalimat -last night, I SEE a ghost- Kalimat itu mungkin dianggap salah secara grammar elementary, tapi pada Grammar tingkat tinggi dikatakan kita boleh menceritakan sesuatu yang terjadi di masa lalu dengan menggunakan VERB1 dengan tujuan untuk mendramatisir.

Belum lagi aliran2 Grammar yang satu dengan lainnya tidak sepaham. Seperti aliran Descriptive Grammar dengan TG Grammar contohnya. Lalu mengapa kita masih terfokus pada Grammar yang sebenarnya BUKAN tujuan orang belajar Bahasa Inggris.
Bahasa adalah skill atau ketrampilan, masuk dalam ranah verbal motoric (gerak), Artinya untuk menguasai bahasa yang diperlukan bukanlah menghapal melainkan gerak, praktek langsung, sampai otomatis tanpa berpikir, seperti hal nya orang naik sepeda, tidak ada rumusnya agar tidak jatuh, orang berenang tidak ada rumusnya agar tetap mengapung. Begitu pula bahasa. Simak salah satu syair lagu the beatles …
-But she DON’T care- why not → -But she DOESN'T care- ?
Salah satu alternative mengajar bahasa khususnya di SD seharusnya jangan menyajikan Grammar secara eksplisit, seperti di sebuah kursus bahasa Inggris online ini dengan sistim Full Conversation Tanpa Grammar. disitu nampak sekali bagaimana akselerasi orang yang belajar Bahasa Inggris langsung praktek tanpa melalui Grammar secara eksplisit.

Saat ini banyak anak SD yang merasa Bahasa Inggris itu menjenuhkan, karena yang mereka dapati adalah kaidah2 rumus Grammar yang sangat eksplisit, akhirnya belajar Bahasa Inggris seperti belajar Matematika. Dampaknya, kesan pertama yang buruk tentu saja menyebabkan ketok palu mereka bahwa Bahasa Inggris itu susah, membosankan.
So ??

February 02, 2011

<-- #jomblongenes on February --> @poconggg

baca blognya poci aja deh ---> @Poconggg

uuuuhhhh... masa poci ngomong gini :

"Harapan gue di February ini simple aja. Yang jomblo tetep nggak dapet pacar. Yang punya pacar cepet udahan sama pacar."

iihh.. jahat banget siih, bosen tauk jadi pengikut dia. hedeeeehh.. #curcol
uda ahh.. bye..

February im in love 

February 01, 2011

a problem on february 1st

Welcome february, be nice.. I wish.. cupps :*

Yak, 1 februari. Menurut kalender akademik, hari ini jadwal yudisium, temen2 sih deg2an, tapi kok aku ga deg2an ya. Yudisium itu hari dimana kita bisa tau nilai nilai akhir semester ini dan tau IP kita, diprint sebagai KHS (Kartu Hasil Studi). Wow, excited dong harusnyaaa.. :D

Sebelum berangkat ke kampus, cek cek FB dulu, ternyata ada yang heboh. Bukan heboh krn tau IPnya berapa, tapi krn masalah nilai APTI (Aplikasi Teknologi Informasi) yang ga keluar.
Berangkatlah aku ke kampus bareng niken, nebeng, hhehe..

WTFWTFWTF... Di kampus, ternyata bener. semua nilai udah diumumin kecuali nilai APTI. Iseng iseng ngecapture nilai di papan pengumuman.
*Nilai yang ditempel di papan pengumuman*

Apa apaan tuh nilai bolong bolong begitu??? nilai ditahan sama pihak akademik!!
Ternyata oh ternyataaaaa....pangkal masalahnya ada di MODUL + KARTU LAB APTI yang harganya 50ribu rupiah teman teman.
Gilaaaakk... kenapa ga bilang dari dulu klo tu modul ngaruh ke nilai? Esmosi dong.. secara lagi PMS juga. ( Hhaha.. )
Nge’ym dosen via hp, ga dibales. Failed.
Sampe rumah, nge’ym lagi, dan dibales. Cuuus, check these pictures out..
 
1.       Tuh kaan, si bapak mau ‘cuci tangan’.. sebel..
2.       He said ‘ya intinya bukan beli buku, bayarnya itu’. WHAT? Bayar? SPP n SKS bayar paaakk.. 
3.       What is “kebijaksanaan universitas”??
4.       Yaaaah, dia bercanda. >.< lumayan lah, jadi tau bocoran nilai2nya sedikit. :p
5.       Nah loo..si dosen aja ga bisa, apalagi saya? Dong dongg.. =,=
6.       Sebenernya ini beli buku atau beli nilai ya?
7.       “perasaan dulu saya dah pernah bilang lho”. Ooohhh perasaan aja kan pak? Ahhh tauk ah, kamprettt..
Page terahir not responding n mendadak putih gitu, tapi tetep bisa dibaca lah ya. Ya intinya YM’an with Mr Afwan Anggara dosen APTI tidak mendapatkan hasil yang memuaskan, dianya mah ga punya power buat membela mahasiswa, bisanya membela diri.
Second failed #antiklimaks
2 Februari, usaha bicara ke kaprodi sastra inggris, kalau memang ada kebijakan universitas yang memaksa mahasiswanya beli modul tipis dengan harga fantastis (maksudnya harga ga wajar), beli, bakar aja tu buku, ga kepake juga. Hmm diapain lagi ya? Berlebihan ga kalau kita tulis di Pikiran Pembaca KR? Atau gimana? hahahaa!!
Kalau temen temen mau demo, teriak teriak, monggo. Saya nonton aja ya. Saya bantu dengan doa. Malaayysia cyiiinn.. hehe :*

...dan akhirnya negosiasi membuahkan hasil, nilai keluar juga tanpa beli buku 50rb, alhamdulillah. :')

January 10, 2011

Makin Banyak Wanita Inggris Menjadi Muslim

London (ANTARA) - Lebih dari 100.000 wanita Inggris kulit putih yang berusia rata-rata 27 tahun memilih menjadi Muslim, angka tersebut dua kali lipat dalam 10 tahun dengan rata-rata usia 27 tahun karena mereka muak dengan konsumerisme dan imoralitas.
Koran terkemuka Inggris Daily dalam laporannya minggu ini yang ditulis Jack Doyle menyebutkan terjadi gelombang pada wanita kulit putih muda mengadopsi agama Islam, tahun lalu tercatat sekitar 5.200 orang di Inggris memilih Islam diantaranya adik ipar mantan PM Inggris Tony Blair.
Tahun lalu Lauren Booth, saudara ipar mantan Perdana Menteri Tony Blair, menarik perhatian luas ketika ia mengumumkan bahwa ia telah masuk Islam.
Pengamat masalah Islam di Inggris, Hakimul Ikhwan, S.Sos., MA kepada koresponden Antara London, Senin menyebutkan fenomena bertambahnya jumlah Muslim di Inggris, terutama White British ke Islam tidak bisa dilepaskan dari tingginya intensitas dan masifnya publikasi mengenai Islam.
Menurut dosen di Universitas Gajah Mada yang sedang mengambil Phd di Essex University, mengatakan jumlah masyarakat Muslim sejak beberapa dekade terakhir dan semakin meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir.
Hakimul Ikhwan mengatakan menarik untuk melihat alasan sebagian wanita yang convert adalah karena Islam "membebaskan" mereka dari konsumerisme dan immoralitas dengan penggunaan burqah, jilbab, kerudung dan busana muslimah sejenisnya.
Lagi-lagi berbasis spirit demokrasi dan individualitas, wanita berbusana muslimah banyak ditemui di berbagai kota di Inggris. Para immigran bisa dengan bebas berbusana muslimah.
Kondisi ini menyajikan "cermin" bagi wanita Inggris menjawab problem konsumerisme dan kebiasaan pesta di kalangan muda Inggris, ujar sarjana sosiologi UGM Yogjakarta.
Justru diminati
Hakimul mengungkapkan muncul pertanyaan, mengapa Islam yang cenderung tampil dengan wajah negatif (radikal destruktif) justru diminati atau menarik "White British untuk Convert ke Islam" Fenomena ini bisa disebabkan oleh beberapa hal.
Menurut Hakimul Ikhwan, yang sedang melakukan riset S3 nya Islamifikasi di Inggris dan Barat, pertama, prinsip-prinsip Barat yang menekankan pada kreativitas dan kebebasan berfikir individu memungkinkan individu-individu di Inggris untuk mempelajari (mengkaji) lebih dalam mengenai Islam.
Informasi yang sangat luas mengenai Islam bisa didapat melalui internet, ujar dosen sosialogi UGM, menambahkan selain itu, diskursus mengenai Islam dan masyarakat Muslim menjadi topik kajian dan penelitian yang semakin diminati di perguruan tinggi.
Ketika Islam dikaji oleh individu dalam kerangka akademik/ intelektual, maka sesuai dengan prinsip-prinsip keilmuan (scientific Barat) harus mengakses beragam sumber pemikiran (school of thoughts) dan mazhab yang beragam (pros and cons).
Hal ini memungkinkan tampilnya kekayaan tafsir, hikmah (wisdom), dan humanity dalam Islam. Islam yang nonradikal, damai (peaceful), moderat dan pluralis semakin menarik perhatian masyarakat Barat, ujar salah satu pendiri MASIKA ICMI Yogyakarta, dan ketua Indonesian Moslem Association in Nottinghamshire-Leicestershire, UK .
Kecenderungan ketertarikan terhadap Islam yang antikekerasan dan moderat bisa dilihat misalnya dalam wacana dialog multiagama (multi-faiths dialog) serta upaya untuk "mengarusutamakan" (mainstreaming) Islam yang non-Timur Tengah.
Dikatakannya dalam konteks inilah, Indonesia menjadi primadona.
"Wajah Islam Indonesia yang moderat, toleran dan sadar gender, misalnya menjadi "topik" utama yang diangkat oleh mantan PM Tony Blair dan Presiden AS Barrack Obama dalam kunjungan mereka ke Indonesia," ujar Hakimul Ikhwan, yang meraih Master di bidang Politics dan Social Policy di University of Nottingham, Inggeris.
Sebagai bagian dari masyarakat Muslim Indonesia, memiliki kesempatan besar yang luar biasa untuk menjadikan ekspresi Islam Indonesia sebagai "mainstream" atau alternatif dari ekspresi Islam Timur Tengah yaitu Islam adalah satu dalam kaitannya dengan Al-Qur`an, tetapi ekspresinya berbeda-beda di Timur Tengah, India Pakistan dan Indonesia.
Selain faktor publisitas dan discourse Islam yang menguat di tingkat global, faktor lain yang juga sangat menentukan meningkatnya conversion ke Islam di kalangan White British adalah meningkatnya jumlah para imigran Muslim di Inggris seperti dari Pakistan, Turki, Bangladesh, Timur Tengah, dan Asia seperti Indonesia dan Malaysia.
Banyaknya imigran muslim tersebut membuat simbol-simbol Islam tersebar luas dan dapat ditemui di berbagai penjuru kota. Misalnya, Butcher Halal atau halal meat, pizza halal, dan lain sebagainya seperti banyaknya wanita di jalan yang mengenakan jilbab.
Istilah "halal" telah menjadi "ikon" publisitas yang sangat efektif tentang Islam. Penjualan daging halal di supermarket seperti Tesco, Asda, dan Sainsburry, misalnya, membuat Menteri Pertanian Inggris harus menjelaskan kepada publik tentang pengertian daging halal atau halal meat.
Dalam perkembangannya, halal meat tidak semata soal Islam, tetapi juga soal makanan yang sehat Healthy meat/food, demikian Hakim.

December 27, 2010

Believe - Mariah Carrey feat Witney Houston

Many nights we’ve prayed
With no proof anyone could hear
In our hearts a hopeful song
We barely understood
Now we are not afraid
Although we know there’s much to fear
We were moving mountains long
Before we knew we could


There can be miracles, when you believe
Though hope is frail, it’s hard to kill
Who knows what miracles you can achieve
When you believe, somehow you will
You will when you believe

In this time of fear
When prayers so often prove in vain
Hope seems like the summer birds
To swiftly flown away
Yet now I’m standing here
My heart’s so full I can’t explain
Seeking faith and speaking words
I never thought I’d say

There can be miracles, when you believe
Though hope is frail, it’s hard to kill
Who knows what miracles you can achieve
When you believe, somehow you will
You will when you believe

They don’t always happen when you ask
(Oh)
And it’s easy to give in to your fears
(Oh…Ohhhh)
But when you’re blinded by your pain
Can’t see your way straight through the rain
Small but still, resilient voice
Says love is the relief
(Ohhh)

There can be miracles (Miracles)
When you believe (Lord, when you believe)
Though hope is frail (Though hope is frail)
It’s hard to kill (Hard to kill, Ohhh)
Who knows what miracles,you can achieve
When you believe, somehow you will (somehow, somehow, somehow)
somehow you will
You will when you believe
You will when you
You will when you believe
Just believe…in your heart
Just believe
You will when you believeeee..

Life is......

Life is an opportunity, benefit from it.

Life is beauty, admire it.

Life is bliss, taste it.

Life is a dream, realize it.

Life is a challenge, meet it.

Life is a duty, complete it.

Life is a game, play it.

Life is a promise, fulfill it.

Life is sorrow, overcome it.

Life is a song, sing it.

Life is a struggle, accept it.

Life is a tragedy, confront it.

Life is an adventure, dare it.

Life is luck, make it.

Life is too precious, do not destroy it.

Life is life, fight for it.

Mother Teresa